0

PUISI NABI

agung abadi Jumat, 28 Januari 2011
PEMBANTU RUMAH TANGGAMU
Seandainya engkau ada di sini, Nabi kekasih
Aku akan menjadi pembantu rumah tanggamu
Akan kutimbakan air untuk mandimu
Kubersihkan rumahmu siang dan malam
Kurebus minuman dan kutanak makanan
Kupijiti kaki jihadmu yang lelah
Kuusap sisa lelehan darah Thaif di keningmu
Kugelar sajadah shalat percintaanmu
Kuhamparkan tikar kebersahajaan tidurmu
Dan kujaga nyenyakmu didepan pintu
Ya Rasul, Ya Nabi, Ya Habib, Ya Kekasih
Namun hamba ada permohonan
Jika sesekali engkau punya kesempatan
Mendongenglah, agar terobati rinduku
Berceritalah tentang kasih saying dan kemuliaan
Berkisahlah tentang para malaikat
Yang akan mengantarkan kita berkencan
Dengan Si Cahaya Kasih Sayang
0

PUISI NABI

agung abadi
MUHAMMADKAN HAMBA YA RABBI

Di setiap tarikan napas dan langkah kaki
Tak ada dambaan yang lebih sempurna lagi.
Di ufuk jauh kerinduan hamba Muhammad berdiri
Muhammadkan hamba ya Rabbi.

Muhammmadkan ya Rabbi hamba yang hina dina
Seperti siang dan malammu yang patuh dan setia
Seperti bumi dan matahari yang bekerja sama
Menjalankan tugasnya dengan amat terpelihara

Sebagai Adam hamba lahir dari gua garba ibunda
Engkau tuturkan pengetahuan tentang benda-benda
Hamba meniti alif-ba-ta makrifat pertama
Mengawali perjuangan untuk menjadi mulia

Ya Rabbi engkau tiupkan ruh ke dalam Nuh hamba
Dengan perahu di padang pasir yang mensamudera
Hamba menangis oleh pengingkaran amat dahsyatnya
Dan bersujud di bawah kebenaran-Mu yang nyata

Sesudah berulangkali bangun dan terbanting
Merenung dan mencarilah hamba sebagai Ibrahim
Menatapi laut, bulan, bintang dan matahari
Sampai gamblang bagi hamba Allah yang sejati

Jadilah hamba pemuda pengangkat kapak
Menghancurkan berhala sampai luluh lantak
Hamba lawan jika pun Fir’aun sepuluh jumlahnya
Karena api sejuk membungkus badan hamba

Kemudian ya Rabbi engkau ajarkan hal kedewasaan
Yakni penyembelihan dan kurban, pasrah dan keikhlasan
Tatkala dengan hati pedih pedang hamba ayunkan
Sukma hamba memasuki Ismail yang menelentang

Ismail hamba membisikkan firman-Mu ya Rabbi
Bahwa dewasa tidak ditandai kegagahan diri
Melainkan rela menyaring dan menyeleksi
Agar secara jernih berkenalan dengan yang inti

Di saat meng-Ismail itu betapa jiwa hamba gemetar
Ego pribadi adalah musuh yang teramat tegar
Jika di hadapan-Mu masih ada sejumput saja pamrih
Maka leher hamba sendiri yang bakal tersembelih

Dan memang kepala hamba tanggal berulangkali
Di medan peperangan modern ini ya Rabbi
Hamba kambing di jalanan peradaban ini
Darah mengucur, daging hamba dijadikan kenduri

Tulus hati dan istiqamah Ismail ya Rabbi
Betapa sering lenyap dari gairah perjuangan ini
Keberanian untuk bersetia kepada kehendak-Mu
Di hadapan musuh gugur satu demi satu

Maka hamba-Mu yang dungu belajar menjadi Musa
Meniti kembali setiap hakikat alif-ba-ta
Belajar berkata-kata, belajar merumuskan cara
Harun hamba membantu mengungkapkannya

Musa hamba membukakan universitas cakrawala
Setiap gejala dan segala warna zaman hamba baca
Dengan seribu buku dan seribu perdebatan
Hamba tuntaskan makna kebangkitan

Tongkat hamba angkat dan tegakkan ya Rabbi
Memusnahkan iklan-iklan takhayul Fir’aun yang keji
Ular klenik pembangunan, sihir gaya kebudayaan
Karena telah hamba genggam yang bernama kebenaran

Ya Rabbi alangkah agung segala ciptaan ini
Kebenaran belaka membuat hidup kering dan sepi
Maka Engkau jadikan hamba Isa yang lembut wajahnya
Dengan mata sayu namun bercahaya, mengajarkan cinta

Isa hamba sedemikian runduknya kepada dunia
Segala tutur kata dan prilakunya kelembutan belaka
Sehingga murid-murid hamba dan anak turunnya terkesima
Tenggelam mesra dalam Isa hamba yang disangka tuhannya

Ya Rabbi, haruslah berlangsung keseimbangan
Antara cinta dan kebenaran
Haruslah ada tuntunan pengelolaan
Atas segala ilmu dan nilai yang Engkau anugerahkan

Karena itu Muhammadkan hamba ya Rabbi
Bukakan pintu kesempurnaan yang sejati
Pamungkas segala pengetahuan hidup dan hati suci
Perangkum bangunan keselamatan para rasul dan nabi

Muhammadkan hamba ya Rabbi Muhammadkan
Agar tak menangis dalam keyatimpiatuan
Agar tak mengutuk meski batu dan benci ditimpakan
Agar sesudah hijrah hamba memperoleh kemenangan

Muhammadkan hamba ya Rabbi Muhammadkan hamba
Agar kehidupan hamba jauh melampaui usia hamba
Agar kesakitan tak menghentikan perjuangan
Agar setiap langkah mengantarkan rahmat bagi alam

Muhammadkan hamba ya Rabbi Muhammadkan
Di rumah, di tempat kerja serta di perjalanan
Agar setiap ucapan, keputusan dan gerakan
Menjadi ayat-Mu yang indah dan menaburkan keindahan

Takkan ada lagi sosok pribadi seanggun ia
Dipahami ataupun disalahpahami oleh manusia
Kalau tak sanggup kaki hamba menapaki jejaknya
Penyesalan hamba akan tak terbandingikan oleh apapun saja

Para malaikat sedemikian hormat dan segan kepadanya
Bagai dedaunan yang merunduk kepada keluasan semesta
Para nabi berbaris menegakkan sembahyang
Engkau perkenankan ia berdiri menjadi imam

Ya Rabbi Muhammadkan hamba, Muhammadkan hamba
Perdengarkan tangis bayi padang pasir di kelahiran hamba
Alirkan darah Al-Amin di sekujur badan hamba
Sarungkan tameng Al-ma’shum di gerak perjuangan hamba

Kalungkan kebencian Abu Jahal di leher hamba
Sandingkan keteduhan Abu Thalib di kaki dukalara hamba
Payungkan awan cinta-Mu di bawah terik politik durjana
Usapkan tangan sejuk Khadijah pada kening derita hamba

Kirimkan Jibril mencuci hati Muhammad hamba
Lahirkan kembali wahyu-Mu di detak gemetar jantung hamba
Dan kucurkan darah luka Muhammad oleh pedang kaum pendusta
Hadiahkan kepada hamba rasa sakitnya

Ya Rabbi ya Rabbi Muhammadkan hamba
Bersujud dan tafakkur di gua Hira’ jiwa hamba
Berkeliling ke rumah tetangga, negeri dan dunia
Menjajakan cahaya
0

MENGINSTAL WINDOWS XP DARI FLASHDISK

agung abadi Kamis, 27 Januari 2011

Menginstal Windows XP dari Flashdisk

Menginstal windows xp dari bootable cd sudah bukan hal baru lagi, itu lo menginstal windows xp menggunakan cd windows, cd yang berisi installer operating sistem xp,pada saat sekarang ini, banyak sekali mini notebook yang dibuat tanpa dipasangi drive cd/dvd, tentu hal ini menyulitkan kita yang ingin menginstalasi operating sistemnya baik untuk mengganti operating sistemnya atau menginstal ulang operating sistemnya karena rusak atau terkena virus, sebenarnya bisa sih dengan menggunakan cd eksternal yang terkoneksi dengan usb atau menggunakan hardisk eksternal tapi yah mengingat harganya yang lumayan tinggi (barangkali pada saat membeli pc tersebut dibeli karena alasan mengurangi biaya, nah saya menemukan cara membuat usb flasdisk agar bisa menjadi bootable untuk instal windows xp,

Seringkali dalam pikiran kita menggap hal itu mudah tinggal copy cd windows masukkan ke dalam Flashdiks (hehehhe tidak semudah itu !!!)
Silahkan coba langkah berikut :
Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) download ==>DISINI<== (new uploaded)
5. Do'a dan keberanian! hehehe (minta tolong ma Tuhan)

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.
SELAMAT MENCOBA SEMOGA BERMANFAAT
0

Sekolah yang di idolakan semua negara

agung abadi Selasa, 21 Desember 2010
                                                                         
CetakPDF
Binjai,  javanewsonline.com, 23/08/2010 - Ka Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Khaidir Nur Binjai, Hasrul Fuad M. Kom menyebutkan bahwa SMK Khaidir Nur Binjai yang baru pertama kalinya menyelenggarakan Pesantren Digital di Sumatera Utara, yang diikuti oleh 60 peserta dari siswa dan juga diikuti masyarakat sekitar sekolah.

Pesantren Digital berakhir Minggu (22/08) setelah dibuka Jumat (20/08) oleh Ka Telkom Flexi Ali Sumarta. Pembukaan Pesantren Digital dihadiri Pendiri Sekolah Syamsul Sinaga, Ketua Yayasan Islamic Center Ir. Djairi Tavip.
Fuad menyebutkan Pesantren Digital meliputi Orientasi Teknologi Informasi, kajian hadist mengenai ibadah, amal, games outdoor, ceramah online, browsing internet situs islam, kajian tafsir, hadist mengenai ibadah sunat dan shalat wajib.

Sehingga menambah wawasan siswa di bidang agama. Ka Telkom Flexi Ali Sumarta menyambut baik kerjasama pelaksanaan Pesantren Digital di Binjai yang merupakan pertama kalinya diadakan di Sumatera utara.
0

Cara menggunakan twiter

agung abadi Senin, 20 Desember 2010

Diatas adalah gambar bagaimana cara menggunakan twitter atau cara main twitter.

1. Tempat untuk menulis Tweets (update status twitter).

2. Merupakan navigasi Twitter yang berguna sebagai tools untuk masuk ke halaman Home, Profil,Find People (cari teman), Setting (edit profil dsb), Help (bantuan), Sign Out (Keluar dari Twitter).

3. Merupakan waktu dalam penulisan Tweets terakhir.

4. Tombol Updates berfungsi untuk memperbarui Tweets anda, ketikkan apa saja dalam kolom no.1 (seperti gambar diatas) lalu klik tombol Updates, setelah itu Tweets anda akan diperbarui.

5. Update Tweets dari Followers anda berdasarkan waktu.Semakin teratas posisi Tweets, berarti dialah yang peling terbaru dalam mengupdate Tweets-nya.

6. Nama ID Twitter yang anda gunakan. ID Tweets ini berguna sebagai identitas anda dalam dunia Twitter.

7. Merupakan keterangan dari jumlah following,followers, dan updates. Following merupakan pengguna Twitter yang telah anda Follow(minta menjadi teman) baik yang sudah merespons atau belum. Sedangkan Followers adalah pengguna Twitter yang meminta anda menjadi temannya dan sudah anda jadikan teman.

8. @Markona : Jika anda ingin mengirimkan sebuah Tweets untuk saya.
Direct Massage : sebagai tempat untuk mengetahui adanya pesan masuk di inbox kita.
Favorites : Tempat untuk melihat Tweets yang sudah anda tandai sebagai Tweets favorit.

9. Kotak Search berguna untuk mencari topik-topik Tweets yang anda inginkan.

10. Trending Topics Merupakan topik Tweets yang sedang Popular saat ini.Jadi topik akan selalu berubah-ubah.

Jangan Lupa Follow Twitter Ramalan Zodiak disini.
0

kegunaan twiter dan manfaat nya

agung abadi






Twitter bermanfaat untuk memecahkan masalah dan dapat menjadi wadah bagi cara berpikir, dan mengeluarkan suasana hati penggunanya dalam bentuk digital.

Foto: Logo Twitter.com

Pasalnya, Twitter membantu pengguna untuk mencurahkan dan membentuk isi pikiran serta suasana hati melalui serangkaian kalimat pendek yang mereka posting secara berkala. Demikian yang dilansir Times of India, Kamis (16/4/2009).

Perusahaan seperti Starbucks, Whole Foods dan Dell memanfaatkan layanan mikro blogging ini untuk mengetahui apa yang pelanggan pikirkan mengenai produk mereka sehingga dapat dijadikan masukan dan pembaharuan yang bisa segera diadaptasikan dalam penjualan produk mereka.

Sementara itu melalui Twitter, situs penjualan buku Amazon mempelajari betapa pentingnya merespon tweet (pesan) yang masuk pada akun Twitter mereka. Hal itu terjadi setelah Amazon menampilkan buku ringkasan buku bertema gay dan lesbian. Akibatnya tweet ini memancing protes banyak kalangan pada akun Twitter Amazon dan parahnya lagi langsung mempengaruhi rating penjualan buku Amazon.

Lain lagi halnya dengan Corey Menscher. Mahasiswa dari New York University punya cara lain untuk menarik perhatian banyak orang melalui Twitter. Menscher menciptakan sebuah gelang yang memiliki sensor getar bernama Kickbees.

Gelang sensor ini digunakan oleh wanita hamil agar mereka dapat meng-alert Twitter setiap kali bayi dalam kandungan menendang, bunyi tweet-nya kira-kira seperti "Saya menendang ibu pada pada 2 januari pukul� 08.52 pagi". Melihat peluang bisnis melalui Twitter cukup besar, maka untuk kedepannya Menscher berpikir untuk menjual produknya secara luas.
0

Kegunaan al'quran bagi umat muslim

agung abadi

Al-Quran memiliki beberapa kegunaan pada saat yang sama. Di antaranya, sebagai mukjizat sepanjang masa yang mengoyak segala keraguan akan kenabian Muhammad SAW. “Dan jika kamu dalam keraguan tentang al- Quran yang Kami wahyu­kan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal al-Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang jujur.” (QS. Al-Baqarah: 23)
“Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa al-Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.” (QS. Al-Isra’:88)

“Bahkan mereka mengatakan: “Muhammad telah membuat-buat al-Quran itu”, Katakanlah: “(Kalau demikian), maka datangkanlah sepuluh surat-surat yang dibuat-buat yang menyamainya dan panggillah orang-orang yang kamu sanggup (memanggilnya) selain Allah, jika kamu memang orang-orang yang benar. Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya al-Quran itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?” (QS. Hud: 13-14)
Di samping itu, al-Quran adalah penyembuh dan penawar bagi derita dan penyakit. “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Yunus:57)
“Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra’: 82)
“Dan jikalau Kami jadikan al-Quran itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan: “Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?” Apakah (patut al-Quran) dalam bahasa asing sedang rasul (adalah orang) Arab? Katakanlah: “al-Quran itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang mukmin. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang al-Quran itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) yang dipanggil dari tempat yang jauh.” (QS. Fushshilat: 44)
Tetapi tentu kegunaan perdana al-Quran, sesuai dengan statusnya dalam menjawab persoalan utama manusia, adalah sebagai petunjuk bagi muttaqin dan mu’minin.
“Alif laam miin. Kitab (al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada Yang Gaib (Allah), yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada Kitab (al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum mu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.” (QS. Al-Baqarah: 1-4)
Hanya saja ada masalah yang harus dituntaskan menyangkut kegunaan utama al-Quran itu. Sebagai pemandu dan mercu suar hidayah, mengapa ayat-ayat al-Quran mesti diklasifikasi menjadi dua kategori muhkam dan mutasyabih?
“Dialah yang menurunkan al-Kitab (al-Quran) kepada kamu. Di antara (isi) nya ada ayat-ayat yang muhkam, itulah pokok isi al-Quran dan yang lain (ayat-ayat) mutasyaabih. Adapun orang-orang yang dalam hatinya, maka mereka mengikuti sebahagian ayat-ayat yang mutasyabih darinya untuk menimbulkan fitnah untuk mencari-cari ta’wilnya. Padahal tidak ada yang mengetahui ta’wilnya melainkan Allah dan orang-orang yang mendalam ilmunya. Mereka berkata: “Kami beriman. semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil peringatan (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.” (QS. Ali Imran: 7)
“Dan orang-orang yang beriman berkata: “Mengapa tiada diturunkan suatu surat?” Maka apabila diturunkan suatu surat yang muhkam dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.” (QS. Muhammad: 20)
Ayat-ayat muhkam, sebagaimana disebutkan oleh al-Quran sendiri, adalah pokok dari al-Quran dan merupakan pen­jelas bagi ayat-ayat mutasyabih. Dengan sejumlah contoh mungkin akan menjadi jelas dua jenis ayat al-Quran tersebut. Misal ayat mutasyabih adalah seperti:
“Tuhan Yang Maha Pemurah bersemayam di atas ‘Arsy.” (QS. Thahaa: 5) Ayat di atas adalah ayat mutasyabih. Karena, menurut Allamah Thabathaba’i, pengarang Al-Mizan, kitab tafsir unggulan yang kontemporer dan multidimensional, apa yang nampak dari ayat ini tidak memberi makna yang jelas bagi pembaca. Kita tidak dapat memamahi maksud dari ‘Tuhan bersemayam di atas ‘Arsy’. Tetapi saat kita merujuk ke ayat:
“(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.” (QS. Asa-Syuuraa: 11)
Menjadi jelas bahwa makna bersemayam bukanlah seperti makhluk-makhluk bersandar pada kursi. Istiwa’ pada ‘Arsy bermakna kekuasaan dan hegemoni atas segenap makhluk. Atau seperti ayat:
“Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Tuhannyalah mereka melihat.” (QS. Al-Qiyaamah: 22-23)
Yang ketika seorang memandangnya untuk pertama kali, ia akan mengira bahwa Tuhan seperti benda-benda yang dapat dilihat. Tetapi saat menyandingkan ayat ini dengan:
“Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan; dan Dialah Yang Maha Halus lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’aam:103)
Menjadi  terang bahwa maksud dari ayat pertama ‘kepada Tuhannyalah mereka melihat’ bukan dengan mata kepala yang lazim digunakan untuk menginderai benda-benda.
Thabathaba’i menjelaskan bahwa dengan mengembalikan ayat-ayat mutasyabih kepada yang muhkam, pada hakikatnya semua ayat al-Qur’an adalah muhkam. Sehingga tidak benar jika seba­gian kalangan meyakini bahwa terdapat ayat-ayat yang pengetahuannya hanya di­miliki Allah, sementara manusia tidak da­pat memahami apapun dari ayat-ayat itu. Sebab adanya ayat-ayat yang ‘tidak jelas maksudnya di dalam al-Quran bagi manu­sia’ tidak searah dengan status al-Quran sebagai kitab hidayah bagi orang-orang beriman. Kalau hanya Allah yang bisa me­mahami maksud sebagian ayat, akan hi­lang alasan ayat-ayat itu diturunkan. Me­mang benar ada pengetahun yang ‘mono­poli’ Allah semata seperti waktu datang­nya Hari Kiamat dan tentang ukuran ajal seseorang, tetapi tidak benar jika pengetahuan tentang ayat-ayat al-Quran hendak dimasukkan ke dalam kategori itu.
“Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya dimuhkamkan kemu­dian dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu.” (QS. Hud: 1)
Berbagai penjelasan diberikan oleh para mufassir untuk menjustifikasi ada­nya dua kategori ayat tersebut. Yang juga mungkin dikatakan di sini, bahwa adanya dua kategori ayat ini mengingat­kan kita bahwa al-Quran bukan sebuah kitab yang berdiri sendiri. Harus ada pihak yang ‘authorized’ dari ‘atas’ untuk menjamah segenap yang dicakup al-Quran dan memberikannya kepada manusia sepanjang zaman sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Maka Aku bersumpah dengan waktu bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. Sesungguhnya al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh), tidak menjamahnya kecuali orang-orang yang disucikan. Diturunkan dari Tuhan semesta alam.” (Qs. Al-Waaqi’ah: 75-80)
Tentu, al-Quran mengandung penge­tahuan terinci tentang segala sesuatu.
“Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri.” (QS. An-Nahl: 89)
Tetapi itu tidak terjadi sekaligus bagi setiap orang. Untuk dapat menjelaskan segalanya, seiring dengan perkembangan umat manusia, al-Quran perlu waktu dan orang-orang yang disucikan. Mungkin ‘orang-orang yang disucikan’ dan orang-orang yang mendalam ilmunya’ adalah versi berbeda dari golongan yang sama.
 
Copyright 2010 agung.pernando